Limbah PKS Sawit Langkat PTPN IV Diduga Cemari Sungai Besilam

Jumat, 15 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PKS Sawit Langkat PTPN IV di Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Langkat.

PKS Sawit Langkat PTPN IV di Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Langkat.

Langkat – Warga Desa Paluh Pakih, Kecamatan Batang Serangan kian resah. Sungai Besilam yang melintasi desa ini tercemar limbah pabrik kelapa sawit (PKS) Sawit Langkat PTPN IV, Jum’at (15/8/2025) pagi. Airnya pun berubah warna menjadi keruh dan hitam.

Menurut warga sekitar, sungai tersebut bukan kali pertama tercemar. Setiap musim hujan, residu dari aktivitas pengolahan sawit di perusahaan tersebut selalu mebuat resah.

Bahkan, beberapa waktu lalu ekosistem di sungai itu mabuk dan bermatian. Hal ini pun sempat membuat heboh warga sekitar. Warga menduga, ada unsur kesengajaan dari pihak perusahaan membuang limbahnya ke aliran sungai di sana.

“Ya, hari ini lah baru aja. Aku ambil video pas aku mau pergi ke Stabat. Rupanya, kok hitam kali air ini. Kata orang itu masuk blended (limbah PKS),” kata Jon, via sambungan selulernya.

Berubahnya warna air di aliran Sungai Besilam ini pun mengundang perhatian warga. Karena, biasanya ikan-ikan akan mabuk saat air sungai tercemar.

Masyarakat sekitar berharap, agar tidak ada lagi pencemaran di aliran Sungai Besilam. Mengingat, masih ada beberapa warga yang hingga kini memanfaatkan sungai tersebut.

Terpisah, Masinis Kepala (Maskep) PKS Sawit Langkat PTPN IV Renhat Sibarani akan menindaklanjuti informasi itu. Pihaknya akan melakukan pengecakan hal tersebut. “Baik bg, Kami cek dulu ya bg,” terangnya singkat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Amankan Pelaku Penganiayaan Anak, Ricky Anthony Apresisai Polres Dairi
Joging di Alun-alun Stabat, Sepeda Motor Tika Raib Digondol Maling
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak
Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak
Aktivis Lingkungan: Mafia di Kawasan SM KGLTL Harus Diberantas
Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA : Kita Evaluasi
Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:05

Amankan Pelaku Penganiayaan Anak, Ricky Anthony Apresisai Polres Dairi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:40

Joging di Alun-alun Stabat, Sepeda Motor Tika Raib Digondol Maling

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:34

Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:31

Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak

Berita Terbaru