Warga Tewas Tertimpa Kayu di Alun-alun Stabat, Kinerja Kadis LH Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memberikan pertolongan pertama kepada PA Nainggolan usai tertimpa batang pohon di Alun-alun Stabat

Warga memberikan pertolongan pertama kepada PA Nainggolan usai tertimpa batang pohon di Alun-alun Stabat

Langkat – Pelajar SMA Swasta berinisial PA Nainggolan dikabarkan meinggal dunia usai tertimpa batang pohon di Alun-alun Stabat, Senin (14/7/2025) sore. Hal ini pun menimbulkan reaksi publik. Warga mendesak, agar Pemkab mengavaluasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Langkat M Armain.

“Batang pohon patah ataupun tumbang, bukan kali ini terjadi. Sudah berulang kali menelan korban. Sudah saatnya pohon-pohon itu diremajakan. Kok gak tanggap juga dinas terkait,” kata warga Stabat, Selasa (15/7/2025) siang.

Komentar miring juga berseliweran di media sosial (medsos). Seperti ocehan di akun Facebook Rinie Adriyanti. Netizen ini, mengungkapkan keprihatinan dan kekesalannya terhadap kondisi pohon di Stabat yang kian rindang.

“Masih blm sadar jg kah kab langkat (Pemkab Langkat) klu pohon2 disini itu uda bisa di rapikan … mereka sudah terlalu besar dan tua … di depan kampus almaksum uda 1 tumbang kenak 1 korban jg ..ini di tribun kenak lg korban,” ketusnya sembari membagikan video.

Warga Geram

Tak hanya itu, wanita pemilik akun tersebut juga memberi ‘isyarat’ agar pihak terkait meremajakan pohon-pohon tersebut. “Apa nunggu kantor2 ketimpah pohon atau pejabat yg ketimpah br ini pohon di rapi kan ya … (agak kasar ya tp emang slalu takut lewat pohon2 besar di langkat ini),” ocehnya geram.

Ocehan netizen terkait korban batang pohon patah di Alun-alun Stabat

Menyikapi hal ini, Bupati Langkat H Syah Afandin pun angkat bicara. Pria yang biasa disapa Ondim ini mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Meski peristiwa nahas itu disebabkan faktor alam, namu pihaknya akan mengevaluasi kinerja dinas terkait.

“Kita akan mengevaluasi Kadis LH. Karena sebelumnya kita sudah memberitahukan lewat Sekda supaya memperhatikan pohon-pohon yang lapuk atau sudah mati supaya dipotong,” kata Ondim via panggilan selulernya.

Korban Jiwa

Diinformasikan, batang pohon di Alun-alun Stabat patah, Senin (14/7/2025) usai diterpa angin kencang sekira jam 17.45 WIB.

Dalam peristiwa ini, seorang pelajar berinisial PA Nainggolan dikabarkan meninggal dunia. Ia sempat menjalani perawatan medis di RS Putri Bidadari.

Sekira jam 19.45 WIB, siswi yang baru selesai menimba ilmu di SMA Swastai di Kota Stabat ini pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Tak hanya menelan korban jiwa, dalam peristiwa ini beberapa kendaraan roda dua juga ringsek tertimpa batang pohon. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Salut!!! Aset PTPN 1 Regional 1 di Stabat Diduga ‘Disulap’ Mafia Tanah
Terkait Limbah PKS, SATMA Milenial AMPI Langkat Desak Kienerja Kadis LH Dievaluasi
PLN Gerak Cepat Pulihkan 12 Tower Transmisi Listrik Roboh Akibat Cuaca Buruk
Tangkap Penendang Ibu Hamil, Ricky Anthony Apresiasi Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Medan
Usai Dicopot Presiden Prabowo, Dadan Hindayana Kenakan ‘Rompi Pink’ Kejagung
Ancam Warga dengan Kelewang dan Dimassa, Laporan Maling Sawit Diterima Polres Langkat
Judi Tembak Ikan Eksis di Secanggang, Masyarakat Desak Polisi Bertindak
Usai Hutan Lindung Dikembalikan Oknum Kapolsek, KPH Wilayah I Stabat Bungkam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:58 WIB

Salut!!! Aset PTPN 1 Regional 1 di Stabat Diduga ‘Disulap’ Mafia Tanah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

Terkait Limbah PKS, SATMA Milenial AMPI Langkat Desak Kienerja Kadis LH Dievaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:49 WIB

PLN Gerak Cepat Pulihkan 12 Tower Transmisi Listrik Roboh Akibat Cuaca Buruk

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:00 WIB

Tangkap Penendang Ibu Hamil, Ricky Anthony Apresiasi Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Medan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WIB

Usai Dicopot Presiden Prabowo, Dadan Hindayana Kenakan ‘Rompi Pink’ Kejagung

Berita Terbaru

error: