Diduga Dua Guru ‘Siluman’ di SMPN 1 Stabat Lulus PPPK Tahun 2023

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMPN 1 Stabat.

SMPN 1 Stabat.

Stabat – Prasetya Agung Bintana dan Irwan Syahputra, guru di SMPN 1 Stabat dinyatakan lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahun 2023 kemarin. Anehnya, dua oknum guru tersebut sudah tak pernah terlihat di sekolah itu sejak 2021 kemarin, namun masih ada dalam Dapodik SMPN 1 Stabat.

Menurut nara sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, hingga tahun 2024 ini nama kedua oknum guru tersebut masih melekat di Dapodik. “Sejak 2021 kemarin gak pernah keliatan alias seperti ‘siluman’. Gak pernah kelihatan ngajar, tapi kok bisa lulus PPPK,” beber nara sumber, Kamis (29/2/2024) siang.

Dapodik SMPN 1 Stabat.

Kalau Prasetya Agung Bintana, kata nara sumber, hingga tahun ini masih tercatat di Dapodik SMPN 1 Stabat sebagai Guru BK. Untuk Irwan Syahputra, warga Tandam Hilir masih tercatat sebagai Guru mata pelajaran (Mapel).

Tak hanya itu, Mutai Yaunil Fitri warga Binjai, juga tercatat sebagai tenaga honor sekolah tersebut yang bertugas sebagai tenaga administrasi. Malah, menantu mantan Kabid di Disdik Langkat berinisial L ini, sama sekali tak pernah terlihat SMPN 1 Stabat.

Kemudian, Sekar Pratiwi warga Medan yang tercatat sebagai tenaga honor sekolah yang juga bertugas sebagai tenaga administrasi, sama sekali tak pernah terlihat di sana. Data kedua wanita tersebut pada Dapodik SMPN 1 Stabat diduga fiktif.

“Kok bisa pula seperti itu dibiarkan berlarut – larut. Sementara, kami yang juga tenaga honorer harus tetap menjalankan tugas. Tapi yang seperti itu terkesan dipelihara dan dipertahankan. Kami minta agar hal ini ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Harus diusut tuntas,” tegas nara sumber dengan nada kesal.

Dapodik SMPN 1 Stabat.

Sementara, Kepala SMPN 1 Stabat Drs Tian Kaban MPd menepis hal tersebut. Ia mengatakan, bahwa data dapodik tersebut salah. “Salah datanya itu bg. Begitupun, biar jelas abang Sabtu nanti kita ketamu bg,” kata dia, tanpa menjelaskan letak kesalahan data tersebut.

Hal teresbut menunjukan, adanya rentetan daftar panjang dugaan oknum guru ‘siluman’ yang dengan mulus bisa lulus PPPK Guru tahun 2023 di Kabupaten Langkat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029
Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman
Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Gelar Konsolidasi, KOMBAT Langkat Targetkan 150 Ribu Anggota
Semarak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Bakti Sosial Bersihkan Mushola
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:57 WIB

Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional

Senin, 13 April 2026 - 10:53 WIB

Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029

Sabtu, 11 April 2026 - 19:52 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 21:43 WIB

Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu

Jumat, 10 April 2026 - 15:56 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

KOMBAT Sumut menggelar aksi protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo. (sumber:mistar.id)

Headline

Geram!!! Ratusan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:02 WIB

error: