Warga Resah, Aktivitas CFD di Stabat Tinggalkan Tumpukan Sampah

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan usai CFD di seputaran Alunalun T Amir Hamzah Stabat.

Sampah berserakan usai CFD di seputaran Alunalun T Amir Hamzah Stabat.

Langkat – Car Free Day (CFD) di Kota Stabat, Langkat sudah setahun berjalan. Hingga kini, kegiatan ini masih ramai dikunjungi berbagai elemen masyrakat. Dari aktivitas tersebut, tumpukan sampah sudah menjadi pemandangan yang lumrah di setiap akhir pekan.

Hal ini menjadi cibiran warga yang kerap berkunjung ke Alun-alun T Amir Hamzah Stabat. Pasalnya, usai kegiatan CFD itu selalu menyisakan sampah yang berserak hingga Senin pagi esok harinya.

Sampah berserakan usai CFD di seputaran Alun-alun T Amir Hamzah Stabat.

“Miris kita liatnya. Kegiatan CFD ini semestinya tak hanya menciptakan jasmani yang sehat, tapi juga lingkungan yang bersih dan asri. Ini liatlah, seharian sampah berserakan dimana-mana,” kata Alim, warga Stabat yang kerap nongkrong di seputaran Alun-alun T Amir Hamzah Stabat, Minggu (10/8/2025) sore.

Kebersihan areal di seputaran even CFD semestinya menjadi hal yang diprioritaskan. Mengingat, kawasan ini adalah ruang terbuka publik yang kerap dikunjungi warga sekitar. Baik pengungjung maupun pemerintah setempat, sepatutnya peka terkait hal itu.

“Tiap CFD, berbagai elemen masyarkat mamadati areal ini. Tidak menutup kemungkinan, ada pejabat dan keluarganya yang juga hadir di sini. Apa gak risih liat sampah berserakan,” cibir Alim dengan nada kesal.

Sampah berserakan usai CFD di seputaran Alun-alun T Amir Hamzah Stabat.

Alim menilai, dinas terkait terkesan abai dengan kebersihan lingkungan di sana. Semestinya, di beberapa tempat pada areal CFD itu, disediakan tempat-tempat sampah. Termasuk juga imbauan kepada pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Tak hanya Alim, warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama. Persoalan sampah, semestinya menjadi hal yang patut untuk diselesiakan. Nilai positif CFD, jangan sampai menimbulkan kesan negatif karena berseraknya sampah.

“Kita mendukung Pemkab Langkat untuk menggelar CFD setiap hari Minggu. Dalam even ini, masyarakat bisa leluasa berolah raga di jantung Kota Stabat. Jangan karena soal sampah, malah timbul citra negatif,” ketus Riska, sembari nongkrong di seputaran Alun-alun T Amir Hamzah Stabat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

TERKINI

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB