The East Coast of North Sumatra is Threatened by Trawling and Sea Sand Mining, NGOs Build Consolidation

Rabu, 22 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konsolidasi NGO Lingkungan di sebuah warung kopi di Kota Medan

Konsolidasi NGO Lingkungan di sebuah warung kopi di Kota Medan

Medan-the coastal area of the east coast of North Sumatra (North Sumatra) is threatened by trawling and sea sand mining. Because of this, environmental Non-Governmental organizations (NGOs) build consolidation for investigations. Saturday, (11/01/25).

Uncontrolled sand mining activity has led to significant beach abrasion, threatening settlements and coastal infrastructure. The loss of mangrove ecosystems due to sand mining activity has reduced the ability of coastal areas to withstand waves and storms, increasing vulnerability to the effects of climate change.

Dewi Hairani, Program Manager of the Srikandi Lestari Foundation, sees the extraction of marine resources through the use of heavy equipment as leading to severe environmental degradation.

Konsolidasi NGO Lingkungan di sebuah warung kopi di Kota Medan
Konsolidasi NGO Lingkungan di salah satu warung kopi di Kota Medan

“The direct impacts include damage to coral reefs, coastal erosion, and reduced water quality and marine habitat,” said Dewi.

He also recalled the existence of regulations regarding the protection of Natural Resources in managing, as stated in law (UU) No. 32 of 2009, and the use of trawler, trawler cantrang, as well as sea sand mining, is not environmentally friendly.

“Strict supervision and regulation is needed to maintain the sustainability of fish resources,” he concluded.

This consolidation was attended by the Srikandi Lestari Foundation, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi Sumut), Green Justice Indonesia, Chairman of the Sergai fishermen Group and members of the Sergai Regency DPRD.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru