Tewas di Depok, Jenazah Selebgram ENS Diekshumasi di Brandan

Senin, 5 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi makam selebgram ENS di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, yang tewas di Depok beberapa waktu lalu.

Lokasi makam selebgram ENS di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, yang tewas di Depok beberapa waktu lalu.

Brandan – Penggalian makam untuk kepentingan outopsi (ekshumasi) selebgram ENS (30) dilakukan aparat kepolisian, Senin (5/8/2024) pagi. Kegiatan itu dilakukan Tim Forensik Polda Sumut, Polres Metro Depok, dengan dibantu pihak Polres Langkat. Kerabat ENS juga terlihat hadir di sana.

Tenda dan peralatan untuk melakukan ekshumasi, sudah terlihat di lokasi sejak pagi. “Kami mendampingi rekan dari Polres Metro Depok, akan melakukan ekshumasi terhadap makam Ella Nanda Sari Hasibuan,” kata Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dedi Mirza.

Klinik Kecantikan Depok

Hal itu berkaitan dengan dugaan mala praktik sebuah klinik kecantikan di Depok, yang menyebabkan tewasnya ENS. Ekshumasi ini, bertujuan untuk mengumpulkan bukti demi kepentingan penyelidikan penyebab kematian.

Hal itu merupakan hasil kordinasi antara Polres Metro Depok dengan Polda Sumatera Utara, yakni Polres LangkatLangkat, untuk pengamanan. ENS sendiri, merupakan warga Medan, namun korban dimakamkan di Kelurahan Alur Dia, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Tim forensik dan Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Markus Simaremare sebelum melakukan ekshumasi makam ENS.

“Untuk penolakan dari masyarakat, kami sudah melakukan kordinasi dengan pihak keluarganya. Untuk hasil lab nanti, akan digunakan Polres Metro Depok untuk barang bukti,” tutur Dedi.

Tewas Usai Sedot Lemak

Terkait perdamaian dengan pihak korban, Dedi menegaskan, aparat kepolisian akan tetap melakukan penegakan hukum. Mengingat, kuat dugaan ENS tewas usai melakukan sedot lemak di Klinik WSJ Beauty and Skincare Depok.

Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Markus Simaremare menegaskan, ekshumasi itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan. “Sudah 13 saksi yang kita periksa,” kata dia.

Iya juga mengatakan, belum ada rencana pemeriksaan terhadap saksi lain terkait kasus itu. Namun pastinya, hasil lab dari ekshumasi tersebut akan digunakan pihaknya sebagai bukti dalam proses penyelidikan.

Pembuluh Darah Pecah

Di sekitar lokasi, warga mengaku tidak mengetahui pemakaman ENS beberapa waktu lalu. Ibu satu anak ini, dimakamkan oleh pihak klinik di malam hari. “Pemakamannya dilakukan dengang singkat. Masyarakat banyak yang gak tau. Gerak cepatlah makamkannya,” ketus warga sekitar penuh rasa curiga.

Makam ENS di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat.

Diinformasikan, ENS dikabarkan meninggal usai melakukan sedot lemak, Senin (22/7/2024) kau di Klinik WSJ Beauty and Skincare Depok. Ia terbang dari Medan ke kota itu, untuk mengubah penampilannya.

Namun nahas, usai sedot lemak di lengan kanan dan kirinya, ENS malah meninggal. Ia ditangani oleh dokter berinisial A dan dibantu dua orang perawat berinisial K dan T.

Pembuluh darah di salah satu lengannya pecah. ENS pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. Namun, keselamatan dan nyawa ENS tak tertolong, ia pun dinyatakan meninggal dunia di sana. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gerakan Pemuda Alwashliyah Ajak Generasi Muda Mengawal NKRI Lewat Doa dan Shalawat
PDIP Somasi KWP Soal Tuduhan ‘Gerombolan Sirkus’, Buntut Rapat Komisi II Dipimpin Sufmi Dasco Ahmad
Putusan Banding Kasus PET Tuai Polemik, JAGA MARWAH Minta MA Periksa Peran Bakrie Group
Aktivis Lingkungan: Mafia di Kawasan SM KGLTL Harus Diberantas
Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA : Kita Evaluasi
Rendi Siagian Percayakan Kepemimpinan DPD Pemuda Karya Nasional Kota Medan kepada Josef Sembiring
Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT
AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH Kompol DK dan Tolak Upaya Banding

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:23

Gerakan Pemuda Alwashliyah Ajak Generasi Muda Mengawal NKRI Lewat Doa dan Shalawat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:07

PDIP Somasi KWP Soal Tuduhan ‘Gerombolan Sirkus’, Buntut Rapat Komisi II Dipimpin Sufmi Dasco Ahmad

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:49

Putusan Banding Kasus PET Tuai Polemik, JAGA MARWAH Minta MA Periksa Peran Bakrie Group

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:26

Aktivis Lingkungan: Mafia di Kawasan SM KGLTL Harus Diberantas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:58

Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA : Kita Evaluasi

Berita Terbaru