Rekapitulasi Penghitungan Suara di 156 TPS Kecamatan Hinai Dimulai

Sabtu, 17 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekapitulasi penghitungan suara Pemlu 2024 di Kecamatan Hinai.

Rekapitulasi penghitungan suara Pemlu 2024 di Kecamatan Hinai.

Stabat – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Hinai, Langkat, Sumatera utara mulai melakukan rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum (Pemilu), Sabtu (17/2/2024) pagi. Kegiatan itu dilaksanakan di aula kantor kecamatan setempat itu, akan merekapitulasi suara dari 156 TPS.

Pantauan di lokasi, kegiatan rekapitulasi teresbut berjalan dengan lancar dan aman. “Hari ini, kita melakukan rekapitulasi penghitungan perolehan suara pada Pemilu 2024 di tingkat Kecamatan Hinai,” ujar Ketua PPK Hinai, Yasri Amri.

Didampingin Ketua Panitia Pengawas Kecamtan (Panwascam) Hinai Afandi Gurusinga, Yusri menrangkan, di kecamatan itu terdapat 156 TPS yang ada di 13 desa/kelurahan di sana.

Hingga sore ini, rekapitulasi hasil penghitungan suara di sana masih satu desa. Di mana, masih dalam proses rekapitulasi suara untuk Capres, DPR RI, dan dilanjutkan dengan suara DPD.

“Ini masih berjalan rekapitulasi Desa Perkebunan Tanjung Beringin. Nanti kita selesaikan hingga DPRD Kabupaten/Kota. Kemudian kita lanjutkan dengan rekapitulasi desa – desa lainnya,” tutur Yusri.

Sementara Yusri memprediksi, rekapitulasi penghitungan suara di kecamatan itu rampung dalam waktu dua atau tiga hari ke depan. Jika dibutuhkan, akan ditambah satu panel untuk melakukan rekapitulasi.

“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada kendaala. Jika dibutuhkan dan kalau nanti waktunya terbatas, kita akan membuat satu panel rekapitulasi penghitungan suara di areal Kantor Camat Hinai ini,” kata Yusri, sembari mengakhiri percakapannya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

4 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:42

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru