Papua Merdeka Menggema di Peringatan Hari HAM Sedunia

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Peringatan Hari HAM Sedunia di Kantor Kemenkumham Wilayah Sumut

Aksi Peringatan Hari HAM Sedunia di Kantor Kemenkumham Wilayah Sumut

Medan – Yel-yel Papua merdeka menggema di peringatan hari hak asasi manusia (HAM) sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Desember.

“Kami melakukan aksi damai dalam memperingati hari HAM sedunia dan apakah meneriakkan Papua merdeka merupakan tindakan yang bahaya?” Ujar Haris, Koordinator Lapangan

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMP Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Sumatra Utara (Sumut), Jalan Putri Hijau, Medan Barat, Kota Medan, Selasa (10/12/24).

“Kami membuat titik kumpul di bundaran Sinar Indonesia Baru (SIB), lalu menuju pelataran parkir pos bloc dan berakhir di kantor Kemenkumham Wilayah Sumut,” tambahnya.

Aksi Peringatan Hari HAM Sedunia di Pelataran Parkir Pos Bloc Kota Medan

Sedangkan Rimba, yang ikut bersolidaritas bersama IMP Sumut mengatakan kalau semua bangsa yang ada di dunia berhak untuk merdeka.

“Sebetulnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, mau dia Papua, Melayu, Jawa, Batak, atau bangsa apapun itu di dunia haruslah merdeka,” tegasnya.

Sementara itu Evylin, selaku staff Bidang Hukum di Kemenkumham Wilayah Sumut, tidak menduga adanya orasi tersebut.

“Tidak menduga adanya seperti ini, saya secara pribadi menghargai kedatangan kalian,” katanya saat menjumpai massa aksi di depan gerbang kantor Kemenkumham Wilayah Sumut.

Adapun tuntutan dari massa aksi dalam peringatan hari HAM sedunia antara lain:

  1. Selesaikan pelanggaran HAM masa lalu di Indonesia
  2. Meminta kepada Presiden Prabowo segera selesaikan pelanggaran HAM berat yang terjadi di seluruh tanah Papua
  3. Hentikan penebangan hutan dan food estate di tanah Papua
  4. Hentikan pengiriman militerisme dalam bentuk organik dan non organik
  5. Tolak kebijakan pemerintah terkait transmigrasi di Papua
  6. Tolak komersialisasi pendidikan. (Kry)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo
Dua dari Empat Terdakwa Korupsi Profil dan Website Desa di Karo Divonis 1 Tahun Penjara
Danantara: Transformasi PalmCo Dinilai Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional
Salwa Khalishah, Penjual Soft Drink yang Berjuang Mengejar Magister Hukum
Rutan Labuhan Deli Gelar Penggeledahan Insidentil Tengah Malam, Pastikan Lingkungan Bebas Barang Terlarang
Raih Gelar Doktor Hukum di UMSU, Muhammad Yusrizal ‘Banjir’ Ucapan Selamat
IPEPMA Labuhanbatu Raya Sebut Tudingan ke Kakan Kemenag Salah Sasaran
Sumut Foundation: Hasyim Sosok Tepat Pimpin Kembali PDIP Medan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:51 WIB

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:09 WIB

Dua dari Empat Terdakwa Korupsi Profil dan Website Desa di Karo Divonis 1 Tahun Penjara

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:05 WIB

Danantara: Transformasi PalmCo Dinilai Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Rabu, 12 November 2025 - 15:21 WIB

Salwa Khalishah, Penjual Soft Drink yang Berjuang Mengejar Magister Hukum

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:38 WIB

Rutan Labuhan Deli Gelar Penggeledahan Insidentil Tengah Malam, Pastikan Lingkungan Bebas Barang Terlarang

Berita Terbaru

error: