Listrik Pasar Malam Stabat Bermasalah, Perangkat Elektronik Warga Rusak

Kamis, 1 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar malam di Lapangan Bola Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

Pasar malam di Lapangan Bola Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

Stabat – Puluhan perangkat elektronik warga Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat rusak parah. Mulai dari lampu bohlam, kulkas dan televisi dikabarkan terbakar. Penyebabnya, diduga karena jumper listrik pasar malam di Lapangan Bola Kwala Bingai yang tak sesuai standar.

Hal ini seperti yang disampaikan M Sejari, warga yang perangkat elektroniknya terbakar. Televisi, speaker aktif dan 8 buah lampu bohlam miliknya tak lagi berfungsi. Ia dan warga lainnya kesal. Pengelola pasar malam itu, belum juga menunjukkan itikad baiknya.

Perangkat elektronik warga yang rusak akibat jaringan listrik di pasar malam yang bermasalah.

“Gitu pasar malam ni jumper listrik, meledaklah peralatan listrik kami. Ada beberapa warga di sini yang alat elektroniknya rusak. Kulkas pun ada yang gak bisa digunakan lagi. Pengelolanya macam tak mau tau terkait masalah ini,” ketus Sejari, Kamis (1/8/2024) sore dengan nada kesal.

Warga berharap, agar pihak pengelola mengganti kerugian warga. Semestinya, pasar malam tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar. Bukan malah menimbulkan kerugian, dengan aktivitas hiburan yang beroperasi di tengah masyarakat.

Manager ULP PLN Stabat M Syahrir membenarkan hal itu. Ia mengatakan, pihak pasar malam awalnya mengajukan multiguna dengan daya 6.600 Volt Ampere (VA). Namun penyambungannya dilakukan sendiri oleh pihak pengelola, bukan dari petugas PLN.

“Awalnya mereka mengajukan daya 6.600 VA. Kemudian kami dengar ada masalah kelistrikan di pasar malam itu. Gitu pengelolanya kami panggil, ternyata kebutuhan listriknya lebih dari nilai tersebut. Penyebab korsletingnya,” tutur Syahrir.

Ditambahkannya, penyebab rusaknya peralatan elektronik tersebut karena pemasangan isntalasi yang tidak standar. Hal ini dikarenakan, pemasangannya dilakukan oleh orang yang tak berkompeten. Sehingga, tidak terjadi hal yang tak diinginkan yang merugikan masyarakat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih
Forum Alumni UINSU Dikukuhkan, Wagub Sumut Dorong Kolaborasi, Rektor: Jaga Nama Baik dan Harumkan Almamater

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:42

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru