Kembangkan Skill WBP, Rutan Tanjung Pura Kanwil Kemenkumham Sumut Fasilitasi Program Budidaya Tanaman Hidroponik

- Penulis

Selasa, 24 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karutan Tanjung Pura Jimri Nababan dan pejabat struktural serta jajaran, meninjau kegiatan sarana kemandirian budidaya hidroponik.

Karutan Tanjung Pura Jimri Nababan dan pejabat struktural serta jajaran, meninjau kegiatan sarana kemandirian budidaya hidroponik.

Tanjung Pura – Rumah Tahanan  Negara (Rutan) kelas II B Tanjung Pura Kanwil Kemenkumham Sumut mefasilitasi warga binaan pemasyarakatan (WBP), untuk meningkatkan produktivitas selama menjalani masa tahanan. Kemampuan mereka dibina, dengan mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

Karutan Tanjung  Pura Jimri Nababan beserta pejabat struktural dan jajaran, meninjau langsung kegiatan sarana kemandirian budidaya hidroponik, Senin (23/09/2024) pagi.

Kepala Satuan Pengamanan Rutan Tanjung Pura Efri Yanto meninjau kegiatan sarana kemandirian budidaya hidroponik.

“Dengan adanya kegiatan pembinaan kemandirian budidaya tanaman hidroponik ini, sangat bermanfaat bagi warga binaan sebagai kegiatan positif saat menjalani masa pidana dan bisa sebagai bekal apabila sudah bebas nanti,” tutur Jimri.

Dalam proses belajar budidaya ini, warga binaan akan didamping oleh petugas rutan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu unsur penilaian bagi warga binaan pada Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN).

Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman  tanpa tanah. Hidropnik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi (unsur hara) setiap tanaman dapat tumbuh dengan baik walaupun tidak menggunakan media tanah.

“Pembinaan tanaman hidroponik ini akan terus kami lanjutkan dan kembangkan tidak hanya satu jenis sayuran saja tetapi akan ada jenis-jenis sayuran hidropnik lainnya sehingga lebih variatif,” tutup karutan.

Dalam kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan ini diharapkan para warga binaan dapat menyerap ilmu sehingga setelah selesai menjalankan masa pidananya dapat menjadi wirausaha dalam bidang pertanian. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Berita Terbaru