Humas PT UKIP: Belasan Lembu Warga Blangkahan Mati Karena Makan Urea di TPA

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT UKIP memberikan kompensasi kepada warga yang hawan ternaknya mati.

PT UKIP memberikan kompensasi kepada warga yang hawan ternaknya mati.

Kuala – Warga Desa Blangkahan, Kecamatan Kuala, Langkat, Sumatera Utara merasa kecewa. Satu bulan belakangan, belasan ternak lembu mereka mendadak mati. Penyebabnya, diduga karena tercemar limbah pabrik BioCNG/Bio Methane dari PT United Kingdom Indonesia Plantation (UKIP).

“Bukan hanya sekali, sudah berkali-kali hewan ternak warga disini mati. Kalau dihitung-hitung, belakangan ini ada sekitar 17 lembu yang mati. Penyebabnya, karena memakan rerumputan,” ujar warga, Jumat(20/12/2024), sembari meminta hak tolaknya.

Tudingan ini kian menguat dan benar adanya, usai pabrik bersedia mengganti hewan ternak yang mati. Satu ekor diganti dengan nominal sekitar Rp7 juta. Sehingga, hal ini membenarkan adanya pencemaran dari pabrik tersebut.

Hidup Harmonis

“Setidaknya, jika pabrik mengeluarkan limbah, tolonglah dikelola dengan baik agar tidak beracun dan baru dibuang ke lahan. Tolong segera atasi dengan baik, sehingga alam tidak tercemar dan tidak ada lagi hewan ternak atau dampak pada warga dan lingkungan,” kesal warga di sana.

Warga berharap, agar Pemkab Langkat segera melakukan pengawasan dan mengambil tindakan. Sehingga, tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Ternak lembu warga Desa Blangkahan, Kecamatan Kuala, Langkat yang mati mendadak diduga karena pencemaran limbah PT UKIP.

“Cuma itu sih harapan warga disini. Kami hanya ingin hidup berdampingan dengan baik. Karena kami yakin pabrik memberi manfaat banyakbagi masyarakat sekitar. Secara tidak langsung, pihak perusahaan dan warga saling membutuhkan, serta hidup lebih harmonis,” harap warga.

Memakan Urea

Surya, Humas PT UKIP menerangkan, ternak warga yang mati dipastikan bukan karena memakan rumput yang tercemar limbah. Hewan ternak warga itu, mati karena mamakan sisa urea di areal tempat pembuangan akhir (TPA) di perusahaan itu.

“Perusahaan sudah berulang kali mengimbau masyarakat, agar tidak melepasliarkan ternak ke areal perkebunan. Begitupun, kami telah memberikan tali asih kepada warga yang lembunya mati. Karena lembu merkeka juga milik karyawan yang dititipkan kepada warga,” kata Surya, Sabtu (21/12/2024) siang.

Untuk setiap lembu warga yang mati, PT UKIP memberikan kompensasi sebesar Rp7 juta. Hal ini bukan melegitimasi bahwa lembu warga mati karena limbah Bio Methane. Melainkan sebuah bentuk etika perusahaan kepada masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah sudah selesai dengan warga sekitar. Kita tetap terus mengimbau masyarakat, untuk menjaga dan meperhatikan hewan ternaknya agar tidak masuk ke areal perkebunan,” tutur Surya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK
Pasca OTT Bupati Langkat, Tiorita ‘Banjir’ Dukungan dari Netizen
KPK Amankan 7 Orang Terkait OTT Bupati Langkat
Terkait OTT KPK, Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel
Diduga Terkait Fee Proyek, Eks Anggota DPRD Sumut dan Rekanan Asal Langkat Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Salut!!! Aset PTPN 1 Regional 1 di Stabat Diduga ‘Disulap’ Mafia Tanah
Terkait Limbah PKS, SATMA Milenial AMPI Langkat Desak Kienerja Kadis LH Dievaluasi
PLN Gerak Cepat Pulihkan 12 Tower Transmisi Listrik Roboh Akibat Cuaca Buruk

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:27 WIB

Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:10 WIB

Pasca OTT Bupati Langkat, Tiorita ‘Banjir’ Dukungan dari Netizen

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:36 WIB

Terkait OTT KPK, Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:50 WIB

Diduga Terkait Fee Proyek, Eks Anggota DPRD Sumut dan Rekanan Asal Langkat Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:58 WIB

Salut!!! Aset PTPN 1 Regional 1 di Stabat Diduga ‘Disulap’ Mafia Tanah

Berita Terbaru

Karangan bunga di depan Kantor Bupati Langkat dari elemen masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada KPK.

Headline

Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK

Sabtu, 4 Jul 2026 - 23:27 WIB

error: