Bobby Nasution Sigap Atasi Kendala Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut, RE Nainggolan: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa

Minggu, 28 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Respons cepat Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mengatasi kendala kepulangan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut dari Manokwari, Papua Barat, menuai apresiasi. Langkah spontan tersebut dinilai mencerminkan kepemimpinan yang hadir, responsif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan tokoh masyarakat Sumut RE Nainggolan, Jumat (26/6/2026), di Kantor Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh, Jalan Gaperta Nomor 309, Medan.

Menurut RE Nainggolan, kepedulian Bobby Nasution terlihat dari langkah cepatnya memastikan kontingen Pesparawi Sumut tidak telantar di Manokwari setelah menghadapi kendala biaya kepulangan akibat melonjaknya harga tiket pesawat.

“Ini bentuk kepedulian yang luar biasa. Seorang pemimpin yang benar-benar hadir, inklusif, responsif, mampu merasakan kesulitan masyarakat dan segera mencari jalan keluar,” ujar RE Nainggolan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut periode 2008–2010 itu menilai langkah Gubernur Sumut patut diapresiasi karena menyangkut ratusan warga Sumut yang membawa nama daerah dalam ajang nasional.

Ia menjelaskan, keberangkatan kontingen Pesparawi Sumut ke Manokwari sebelumnya mendapat dukungan hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung keikutsertaan kontingen yang dipimpin Pdt Berkat Laoly.

Namun, persoalan muncul setelah harga tiket pesawat mengalami lonjakan cukup tinggi. Akibatnya, anggaran yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk membiayai kepulangan seluruh peserta ke Medan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Abu Kosim menjelaskan, kondisi tersebut kemudian disampaikan pimpinan kontingen Pesparawi Sumut kepada Gubernur Sumut.

“Pdt Berkat Laoly menyampaikan kondisi yang dihadapi kontingen, khususnya terkait kebutuhan tiket kepulangan sebanyak 113 orang. Setelah dihitung, kebutuhan tambahan dana sekitar Rp1,3 miliar,” ujar Abu Kosim.

Mendengar kondisi tersebut, Gubernur Sumut langsung mengambil langkah agar seluruh peserta tidak mengalami kesulitan untuk kembali ke daerah asal.

RE Nainggolan menilai respons cepat tersebut mencerminkan kepemimpinan yang memiliki empati dan tanggung jawab.

“Bayangkan kalau persoalan ini tidak segera ditangani. Ada 113 orang yang sudah menjalankan tugas membawa nama Sumatera Utara, tetapi terkendala untuk pulang. Perhatian seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir,” katanya.

Ketua MPKW Sumut-Aceh itu juga menilai perhatian terhadap kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari program-program besar, tetapi juga dari kepekaan dalam melihat persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberi rasa aman dan solusi. Apa yang dilakukan Gubernur Sumut dalam persoalan kontingen Pesparawi ini merupakan contoh kepemimpinan yang patut dihargai,” ujarnya.

RE Nainggolan, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, sosial, dan kemasyarakatan, berharap kepedulian seperti itu terus menjadi karakter dalam penyelenggaraan pemerintahan di Sumatera Utara.

“Semoga semangat melayani dan kepedulian terhadap masyarakat terus menjadi budaya dalam kepemimpinan di Sumatera Utara,” katanya. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Forum Alumni UINSU Dikukuhkan, Wagub Sumut Dorong Kolaborasi, Rektor: Jaga Nama Baik dan Harumkan Almamater
Warga Apresiasi Pembangunan Drainase di Jalur SP Tembakau Deli–Kualanamu
Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco
Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus
Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal
Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban
BEM Sumut Siapkan Aksi ke Polda, Pertanyakan Perkembangan Dumas Klinik Romauli ZR
Pengadaan Kitab Dinas Dayah Sasar 36.171 Santri di 286 Dayah, Pasca Pemulihan Bencana Banda Aceh

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:15

Forum Alumni UINSU Dikukuhkan, Wagub Sumut Dorong Kolaborasi, Rektor: Jaga Nama Baik dan Harumkan Almamater

Kamis, 24 September 2026 - 17:06

Warga Apresiasi Pembangunan Drainase di Jalur SP Tembakau Deli–Kualanamu

Selasa, 15 September 2026 - 21:06

Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco

Selasa, 15 September 2026 - 19:02

Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus

Sabtu, 12 September 2026 - 20:20

Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal

Berita Terbaru

PSMS Medan.

Daerah

Ricky Anthony: Harap DPRD Jangan Ganggu PSMS

Senin, 5 Okt 2026 - 11:02