APOB Tegaskan Ojol Jangan Terprovokasi Oknum-oknum Perusuh

- Penulis

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –

Aliansi Pengemudi Ojol Bersatu ( APOB ) melakukan kunjungan sosial atau menjenguk anggota Polri yang terluka pasca menangani aksi kericuhan beberapa hari ini, Selasa, 02 September 2025.

Menurut Koordinator Aliansi Pengemudi Ojol Bersatu, Bapak Achmad Sapii alias Bung Kemed menyatakan bahwa adanya kunjungan ini menunjukkan bentuk simpati kepada anggota polri yang terluka ketika menjaga aksi unjuk rasa.

“Kami dari Aliansi Pengemudi Ojol Bersatu hari ini mengunjungi Rumah Sakit Polri, menunjukkan simpati kami kepada rekan-rekan Kepolisian yang mengalami luka-luka karena mengawal aksi unjuk rasa,” ungkap Sapii saat dikonfirmasi.

Menurut Bapak Achmad Sapii, tidak ada masalah antara Pengemudi Ojol dengan Anggota Kepolisian.

“Bahwa pasca insiden ditabraknya Ojol, Kapolri sudah datang ke keluarga Korban dan telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,”jelasnya.

Bapak Achmad Sapii juga menyampaikan harapan agar para tersangka penabrak ojol bisa segera diadili dan di proses pidana.

“Kami berharap agar para tersangka penabrak ojol bisa diproses pidana, tidak hanya diproses kode etik nya saja,”ungkap Sapii.

APOB juga menyampaikan agar ojol jangan sampai diprovokasi oleh para oknum perusuh.

“Kami sampaikan agar teman-teman ojol jangan sampai diprovokasi oleh kelompok perusuh,”lanjutnya.

Bapak Achmad Sapii berharap situasi kembali normal dan para ojol bisa kembali mencari nafkah.

“Kami berharap situasi kembali normal sehingga para ojol bisa kembali mencari nafkah dengan baik,”pungkasnya.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

TERKINI

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB