Stabat – Sosok AJ, oknum PPPK Paruh Waktu Damkar Langkat mendadak viral. Bukannya bekerja secara profesional di instansinya, ia malah getol nimbrung memburu proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Langkat TA 2926.
Dalam video yang beredar di media sosial, AJ hadir ke Disdik Langkat, Rabu (23/9/2026) lalu bersama sejumlah rekanan. Kedatangannya, bukan soal adanya aduan kebakaran dari masyarakat. Tapi mempertanyakan soal ‘jatah’ proyek dengan nada vokal.
“Dia (AJ) semestinya tau diri. Status PPPK Paruh Waktu melekat pada dirinya. Bukan malah sibuk ngurusin proyek,” ketus narasumber, Sabtu (3/10/2026) siaing sembari meminta identitasnya tidak dipublikasi.
Narasumber yang ‘melek’ tentang aturan ini sangat menyayangkan perilaku AJ. Tak semestinya ASN sibuk mengurus apalagi sampai mengejar-ngejar proyek.
“Semestinya dia bekerja yang baik sesuai dengan tupoksinya. Yang jelas, kehadirannya di Disdik kemarin juga bukan dalam rangka urusan pekerjaan dari instansinya,” ujar narasumber.
Tak hanya soal proyek, AJ juga disebut-sebut sering alpa dalam menjalankan tugasnya. Kehadirannya di Damkar Pemkab Langkat juga jadi bahan perbincangan.
“Infonya dia juga sering gak masuk kantor. Bagaimanapun, dia juga kan menerima upah dari statusnya sebagai PPPK Paruh Waktu. Jadi, ya harus diikuti lah peraturan yang berlaku,” tandas narasumber.
Sementara, Kasatpol PP Kabupaten Langkat Dameka Putra Singarimbun juga kesal dengan ulah anggotanya tersebut. “Iya, anggota kita di Damkar bang. Kemarin sudah saya panggil dan sudah dikasih SP1 bang,” beber Dameka.
Tak hanya itu, Dameka juga sangat menyayangkan perilaku AJ. Tak semestinya AJ mendatangi Disdik Langkat untuk mempertanyakan soal bagi-bagi proyek di sana.
“Waktu demo kemarin, saya ingatkan dia agar jangan ikut-ikutan. Kalau sampai kita dengar lagi dia seperti itu, kita kasih SP2 dan SP3, bahkan rekomendasi pemberhantian ke BKD,” tegas Dameka. (Ahmad)