Ricky Anthony : Dewan Jangan Main Proyek, KPK Diminta Perketat Pengawasan

Rabu, 16 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Sumut.

Kantor DPRD Sumut.

Medan – Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony meminta Komsisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi pengawasan lebih kepada lembaga legislatif. Sikap ini menyusul, adanya isu wakil rakyat yang menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) untuk bermain proyek demi meraup keuntungan pribadi.

Hal tersebut disampaikan politisi dari Partai NasDem ini, terkait adanya desas-desus anggota dewan yang bermain proyek di pemerintahan. Ia menegaskan, legislatif adalah lembaga yang berfungsi untuk melakukan pengawasan.

“Walaupun DPRD ini lembaga pengawasan, bukan berarti tidak bisa diawasi oleh intitusi lain. Aparat penegak hukum (APH) sangat bisa mengawasi lembaga ini,” tegas politisi yang karib disapa RA ini, Rabu (16/9/2026) pagi.

Ia bahkan sangat senang jika KPK memberi perhatian dan pengawasan lebih kepada DPRD. Tentunya, hal ini akan memberikan kenyamanan, dan tetap dalam koridor yang semestinya bagi wakil rakyat dalam menjalankan fungsinya.

“Kita sangat senang, jika lembaga hukum seperti KPK bisa memberikan perhatian pengawasan lebih kepada lembaga DPRD ini, agar kita kerja pun nyaman dan terjaga tetap berada di jalur yang semestinya,” ujarnya.

Terkait persoalan pokir, RA menilai, hal ini sejatinya untuk menyampaikan usulan-usulan masyarakat. Muatannya adalah segala hal yang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Seperti pembangunan infrastruktur dan hal lainnya.

“Ya kita DPRD ini, berjuang bersuara agar jalan yang di minta masyarakat di perbaiki oleh Pemerintah. Sampai di situ tugas kita. Urusan siapa yang mengerjakan, itu jelas bukan urusan kita,” tegasnya.

Dalam hal pokir ini, anggota dewan tentunya tidak boleh mengerjakan proyek. Fungsinya hanya mengusulkan terkiat program yang menjadi usulan masyarakat.

“Urusan siapa yang mengerjakan, itu kewenangan pemerintah dan pihak ke tiga. Jadi kita harap, jangan ada lah DPR yang masi main-main menjadikan pokir sebagai alat kepentingan pribadi. Pokir itu harus berdasarkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agenda Berubah, PKB dan NasDem Walk Out Saat Uji Kelayakan dan Kepatuhan Calon Anggot KPID Sumut
Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban
Rapat Pimpinan dan Komisi DPRD Langkat dengan Elemen Masyarakat Ricuh
Soal Temuan Ganja, DPP HAMPAR Tabagsel Desak Pejabat Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Diperiksa
Dukung Kegiatan Positif Pelajar, Ricky Anthony Gelar Turnamen Futsal
Demo di BKSDA Seksi Wilayah II Stabat, Aliansi Mahasiswa Desak Perambah Ditangkap
Temu Karya Karang Taruna Provsu, 18 Kabupaten Kota Siap Menangkan Ahmad Senang
Ricky Anthony Lepas Peserta Festival Drumcops HUT RI Ke-81 di Tanjung Pura

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14

Agenda Berubah, PKB dan NasDem Walk Out Saat Uji Kelayakan dan Kepatuhan Calon Anggot KPID Sumut

Rabu, 16 September 2026 - 11:14

Ricky Anthony : Dewan Jangan Main Proyek, KPK Diminta Perketat Pengawasan

Jumat, 11 September 2026 - 13:34

Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09

Rapat Pimpinan dan Komisi DPRD Langkat dengan Elemen Masyarakat Ricuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:22

Soal Temuan Ganja, DPP HAMPAR Tabagsel Desak Pejabat Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Diperiksa

Berita Terbaru