Di Tengah Luka Banjir dan Longsor, Haji Buyung Hadirkan Senyum untuk Anak-anak Sumut

Rabu, 28 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA UTARA –

Di antara sisa lumpur, puing, dan trauma pascabencana banjir serta longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, hadir pemandangan yang menggetarkan hati.

Tokoh masyarakat Sumut, H. Kharuddin Syah, SE, yang akrab disapa Haji Buyung, terekam kamera wartawan tengah membagikan bantuan langsung kepada anak-anak korban, bencana baru baru ini.

Bukan sekadar bantuan materi. Kehadiran Haji Buyung yang juga dikenal sebagai Ketua PD II KB FKPPI Sumut ini membawa harapan, kehangatan, dan rasa aman bagi anak-anak yang sebelumnya diliputi ketakutan akibat terjangan banjir dan longsor.

Dengan senyum tulus dan sentuhan penuh empati, ia menyapa satu per satu anak-anak, menyerahkan bingkisan sambil menenangkan mereka.

Tangis yang sempat mengiringi hari-hari mereka perlahan berganti tawa. Anak-anak tampak riang, berlarian kecil, saling memamerkan bantuan yang diterima.

Trauma yang membekas di wajah polos mereka seolah luruh, digantikan keceriaan yang mengharukan siapa pun yang menyaksikan.

“Anak-anak adalah korban paling rentan dalam setiap bencana. Mereka tidak hanya kehilangan rumah, tapi juga rasa aman. Tugas kita bersama untuk memulihkan senyum dan harapan mereka”.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian yang tulus mampu menjadi obat paling mujarab bagi luka batin anak-anak korban bencana.

Tanpa protokoler berlebihan, Haji Buyung memilih berbaur dengan anak-anak, mendengarkan cerita mereka, bahkan bercanda ringan demi mengembalikan rasa percaya diri dan kebahagiaan kecil yang sempat hilang.

Aksi kemanusiaan ini menuai apresiasi dari warga sekitar. Banyak orang tua tak kuasa menahan haru melihat anak-anak mereka kembali tertawa setelah berhari-hari diliputi ketakutan dan kesedihan.

Di tengah derita akibat bencana, kehadiran Haji Buyung menjadi pengingat bahwa kemanusiaan masih hidup. Bahwa di balik musibah, selalu ada tangan-tangan peduli yang siap merangkul, terutama untuk mereka yang paling membutuhkan—anak-anak, masa depan Sumatera Utara.

Senyum-senyum kecil itu kini menjadi saksi: harapan bisa tumbuh kembali, bahkan dari reruntuhan dan genangan air.(AVID)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru