Ricky Anthony Desak Pemerintah Gencar Gelontorkan Bahan Pangan ke Pelosok Wilayah Terdampak Bencana

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di Simpang Iblis Kecamatan Tanjung Pura

Kondisi banjir di Simpang Iblis Kecamatan Tanjung Pura

Sumatera Utara – Paska banjir di Kabupaten Langkat, sebahagian besar aktivitas di daerah terdampak masih lesu. Bantuan logistik bagi masyarkat, dikabarkan belum tersebar secara merata. Hal ini pun menjadi perhatian serius berbagai kalangan.

@klasberita.net

Bantuan Tak Kunjung Datang, Alfamart Dijarah Warga Langkat – Bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Tanjung Pura tak kunjung datang. Warga yang kelaparan menjarah toko ritel moderen Alfmart di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Sabru (29/11/2025) siang. Dari video yang beredar, warga kesulitan mencari bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya. Uang yang mereka punya pun tak berarti, karena aktivitas perdagangan lumpuh total. Empat hari menanti, bantuan dari pemerintah tak kunjung datang. Alhasil, dengan inisiatif yang juga tak dibenarkan, warga meringsek masuk ke toko ritek tersebut dan menjarah barang-barang. Tak hanya Alfamart, ritel moderen lainnya seperti Alfamidi dan Indomaret di sana juga jadi sasaran penjarahan warga. #Banjir #Tanjungpura #Indomaret #Alfamart #Langkat

♬ original sound – kilasberita – kilasberita

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony sangat menyayangkan hal tersebut. Wawrga di Kabupaten Langkat yang kelaparan di pedalaman desa, maasih banyak yang belum tersentuh bantuan pemerintah.

Politisi muda dari Partai NasDem ini memohon, agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bergerak cepat. Bahan pangan semestinya secara masif digelontorkan ke pedalaman desa terdampak.

Warga menggunakan rakit untuk mengevakuasi para korban banjir.

“Akses terputus, sinyal seluler mati, listrik padam. Kelaparan melanda dimana-mana. Bayi, anakl-anak dan lansia sangat kita khawatirkan keselamatannya. Ini harus segera kita tangani,” tutur wakil rakyat yang biasa disapa RA ini.

Anggaran Negara

Tak hanya itu, RA menambahkan, bantuan logistik dari para relawan perorangan atau komunitas, tentunya memiliki batas. Hal ini juga tidak mungkin bisa menjangkau ke seluruh desa, terlebih lokasi yang terisolir.

Lansia berjalan menuju lokasi pengungsian.

“Bantuan dari pribadi perorangan atau komunitas, tentunya memiliki batas dan gak mungkin menjangkau semua desa. Maka, bantuan dari pemerintah dari anggaran negara sangat diharapkan. Toh itu juga uang milik rakyat. Saat ini warga sangat butuh itu. Ayo gelontorkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” tegas RA.

Diinformasikan, beberapa lokasi yang sebelumnya terendam, kini sudah megalami penurunan debit air. Seperti beberapa titik di Kecamatan Hinai, Kecamatan Tanjung pura di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Desa Paya Perupuk, dan Desa Pematang Tengah.

Selain itu, di Kecamatan Gebang, Desa Air Hitam, Kecamatan Babalan, Desa Securai, Kecamatan Sei Lepan, Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Brandan Barat, Pangkalan Susu, Secanggang, Stabat, Binjai, Padang Tualang, Batang Serangan, Sawit Seberang dan terakhir Kecamatan Besitang, air juga sudah mulai surut.

Kawasan pemukiman yang terendam di Kecamatan Tanjung Pura.

Warga Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan mengalami krisis air bersih beberapa hari. Bahan pangan pun diperoleh dari swadaya masyarakat yang terdampak. Mereka saling berbagi untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Sudah 6 hari (banjir), mulai dari hari Rabu kemarin. Semalam ada bantuan pangan masuk, dari relawan-relawan gitu. Kalau bantuan dari pemerintah, baru hari ini lah masuk. Karena memang di sekitar sini semua terkepung air,” kata salah seorang warga yang mengungsi di Masjid At Taqwa. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Berita Terbaru