5 Tiang Listrik Tumbang Ditabrak Alat Berat PTPN, 20 Personel ULP PLN Stabat Dikerahkan

- Penulis

Senin, 21 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel ULP PLN Stabat saat hendak melakukan pemulihan jaringan akibat tiang listrik yang tumbang.

Personel ULP PLN Stabat saat hendak melakukan pemulihan jaringan akibat tiang listrik yang tumbang.

Langkat – Lima tiang listrik diakabarkan tumbang dan empat diantaranya patah, MInggu (20/4/2025) malam. Akibatanya, 200 rumah lebih di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Langkat gelap gulita karena tak mendapat aliran listrik.

 

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal dari aktivitas alat berat di perkebunan tebu PTPN 1 Regional 1. Sekira jam 20.15 WIB, salah satu tiang listrik tertabrak alat berat dan berimbas ke tiang lainnya.

 

“Listrik kami padam, ternyata ada tiang listrik yang ditabrak alat berat yang bekerja di kebun tebu. Ada 5 tiang yang tumbang. Gelap lah rumah kami,” ketus Candra, warga sekitar yang juga terkena dampak atas peristiwa tersebut.

 

Mengetahui hal ini, Manajer ULP PLN Stabat Maulana Harahap pun mengerahkan 20 lebih anggotanya. Di lokasi kejadian, tim yang diturunkan langsung beraksi untuk memulihkan jaringan listrik di sana.

 

“Kita kerahkan 20 lebih personel untuk pengerjaan malam ini. Penyebabnya ditabrak alat berat PTPN 1 Regional 1. Akibat kejadian ini, sedikitnya 200-an rumah terdampak. Listrik padam total,” kata Maulana via pesan WhatsAppnya.

 

Terkait peristiawa ini, Maulana menyapaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan bagi pelanggan PLN. Tim Reaksi Cepat Pelayanan Teknik PLN Stabat berusaha semaksilmal mungkin untuk melakukan pemulihan.

 

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Kami akan berkordinasi dengan pihak yang bertanggungjawab dari PTPN. Namun, prioritas kami adalah melakukan pemulihan terlebih dahulu,” tutur Maulana. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak
Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah
Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan
Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 11:16 WIB

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24 WIB

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Berita Terbaru

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB