Ketua PWI Langkat Dukung Kinerja Kepala Gudang Bulog Stabat

- Penulis

Rabu, 18 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gudang Bulog Stabat berkapasitas 1000 ton di Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Langkat.

Gudang Bulog Stabat berkapasitas 1000 ton di Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Langkat.

Stabat – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) terus berinovasi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Khususnya dalam peran menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga pangan. Serta terus berupaya memperkuat akses pangan bagi masyarakat.

Hal ini pun mendapat perhatian serius dari Ketua PWI Langkat M Darwis Sinulingga. “Salah satu inisiatif strategis yang dijalankan oleh Bulog adalah, pembentukan mitra kerja bernama Rumah Pangan Kita (RPK),” tutur Darwis, Rabu (18/9/2024) sore.

Tujuan dari program RPK sendiri, lanjut Darwis, salah satunya adalah untuk mendukung program pemerintah. Khususnya dalam rangka menekan inflasi. Selain itu, juga membantu menjaga stabilitas harga pangan di tingkat nasional. Terutama pada komoditas vital seperti beras.

“Keberadaan Gudang Bulog di Satabat, memberikan dampat positif bagi masyarakat setempat. Terutama bagi masyarakat yang tergabung dalam program RPK. Khususnya masyarakat di Kabupaten Langkat,” tegas pria yang biasa disapa Yong Ganas ini.

Terlebih, saat ini beras Bulog Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi primadona di tengah masyarakat. Selain harganya yang terjangkau, rasanya juga enak, serta sangat mudah didapatkan.

Secara pribadi, Darwis mendukung penuh kinerka Kepala Gudang Bulog Stabat Dodi Asususilo. Ia menilai, Dodi mudah berkomunikasi dengan para mitra RPK denga Bulog. Sehingga, distribusi beras SPHP di wilayag Kabupaten Langkat dapat berjalan dengan lancar.

“Saya mengimbau, agar aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumut dan Kepala Perum Bulog Sumut, memantau secara ketat distribusi beras SPHP yang berasal dari gudang-gudnag Bulog. Jangan ada penyimpangan dalam memasarkan beras SPHP ke daerah lain yang tidak sesuai dengan ketentuan Surat Order (SO) dan alamat pemilik RPK,” tegasnya.

Dengan sinergi yang baik antara Bulog, RPK, dan masyarakat, diharapkan stabilitas harga pangan terutama beras, di wilayah Kabupaten Langkat dapat terus terjaga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Negeri Bertauh. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB