Pleno Rekapitulasi Suara di Kecamatan Wampu, Suara Caleg Berkurang

- Penulis

Senin, 26 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Wampu, Langkat.

Pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Wampu, Langkat.

Wampu – Pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Wampu digelar, Senin (26/2/2024) siang. Dari rekapitulasi Desa Stungkit, suara caleg nomor urut 8 dari PAN berkurang 22 suara. Setelah ditelusuri, perubahan suara itu berasal dari TPS 02 desa tersebut.

Terungkapnya kekurangan suara itu, saat PPK membacakan rekapitulasi yang tidak sesuai dengan data rakapitulasi dari saksi partai politik (Parpol). Di mana, hasil rekapitulasi saksi parpol suara caleg nomor urut 8 dari PAN sebanyak 300 suara di Desa Stungkit. Namun hasil rekap PPK Wampu yang disampaikan sebanyak 22 suara.

Hal itu langsung diprotes saksi dari parpol – parpol yang hadir di sana. Alhasil plano dari Desa Stungkit pun digelar. Setelah ditelusuri, ternyata kekurangan suara dari caleg tersebut berasal dari TPS 02.

Namun bukan hanya suara caleg nomor urut 8 yang berkurang. Caleg nomor urut 9 juga berkurang 3 suara. Untuk caleg nomor urut 6 dan 7 malah bertambah. Masing – masing meningkat menjadi 8 dan 17 suara.

Setelah disepakati, kekurangan dan kelebihan saura tersebut pun direvisi dan ditulis ke plano dengan data yang semestinya. “Maaf, ini merupakan human error (kelalaian) dari petugas di TPS. Ini sepakat ya kita perbaiki,” kata PPK di pleno tersebut.

Karena perselihan hasil rekapitulasi tersebut, suasana pleno di sana pun sempat menegang. Namun, ketegangan antara saksi parpol yang keberatan dan salah seorang oknum PPK itu segera mereda.

Halimah, Anggota Divisi Pendidikan Pemilih dan Sosiali sasi PPK Wampu menerangkan, sebelunya juga ada selisih rekap untuk caleg dari Partai Demokrat. Saksi dari parpol tersebut langsung memberikan datanya ke pihak PPK untuk dialakukan perbaikan.

Pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Wampu, Langkat.

“Berdasarkan kekurangan yang ada, ternyata ada data dari beberapa TPS yang belum diinput dan sekarang hasilnya dah keluar. Saksinya sendiri yang langsung memberi kami data dan langsung dilakukan perbaikan,” kata Halimah.

Wanita berkacamata itu menambahkan, kemarin masih ada data yang ‘merah’ untuk Caleg DPRD Langkat dari PAN yang belum masuk SIREKAP. Setelah pleno selesai, nanti dokumen PDF akan diberikan ke saksi masing – masing parpol.

“Bukan merubah, tapi hari ini ada perbaikan dari kesalahan ketik. Hari ini keputusannya dan itulah gunanya pleno. Nanti tergantung para saksi apakah pelno diselesaikan hari ini atau tidak,” tutur Halimah, sembari menerangkan bahwa sebagian logistik pemilu sudah dikirim ke gudang KPU Langkat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat

7 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB