Imigrasi Sumut dan Pemkab Taput Perkuat Pengawasn Orang Asing Lewat Rapat Timpora

Sabtu, 10 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata menghadiri Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar pada Rabu (7/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam pengawasan orang asing di wilayah tersebut.

Rapat yang diselenggarakan di Kabupaten Tapanuli Utara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Kapolres Taput, Kajari Taput, serta para anggota TIMPORA Kabupaten Tapanuli Utara.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia yang juga Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar.

Ia menyampaikan bahwa rapat ini penting untuk menyamakan persepsi lintas sektor dalam pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing, khususnya di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata dalam sambutannya menyoroti potensi besar Tapanuli Utara, baik dari sektor pariwisata maupun energi, yang menjadikannya magnet bagi wisatawan dan investor asing.

Ia menekankan bahwa akses transportasi yang mudah juga menjadikan wilayah ini rawan terhadap lalu lintas orang asing yang perlu diawasi secara cermat.

Menurutnya, keberadaan TIMPORA adalah bentuk konkret sinergi antar lembaga sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara dalam sambutannya menekankan pentingnya pengawasan terhadap orang asing dan organisasi masyarakat asing.

“Pengawasan ini sangat penting dalam menjaga keamanan, stabilitas politik, persatuan dan kesatuan, serta kewaspadaan terhadap dampak negatif dari keberadaan orang asing,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun keberadaan orang asing bisa membawa dampak positif, seperti peningkatan lapangan kerja dan transfer pengetahuan, namun tetap diperlukan pengawasan ketat untuk mencegah potensi ancaman terhadap masyarakat dan kedaulatan daerah.

Rapat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendeteksi, menganalisis, dan merespons kehadiran orang asing secara tepat dan terukur di wilayah Tapanuli Utara.(AVID/rel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Apresiasi Pembangunan Drainase di Jalur SP Tembakau Deli–Kualanamu
Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco
Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus
Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal
Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban
BEM Sumut Siapkan Aksi ke Polda, Pertanyakan Perkembangan Dumas Klinik Romauli ZR
Pengadaan Kitab Dinas Dayah Sasar 36.171 Santri di 286 Dayah, Pasca Pemulihan Bencana Banda Aceh
GEMARI-Jakarta Minta Anton Yan dan Nofil Anoverta Diperiksa Terkait PT APSL

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:06

Warga Apresiasi Pembangunan Drainase di Jalur SP Tembakau Deli–Kualanamu

Selasa, 15 September 2026 - 21:06

Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco

Selasa, 15 September 2026 - 19:02

Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus

Sabtu, 12 September 2026 - 20:20

Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal

Jumat, 11 September 2026 - 13:34

Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban

Berita Terbaru