Belum Gajian, Nakes di Lingkungan Dinkes Langkat Mengeluh

Kamis, 25 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dines Kesehatan (Dinkes) Langkat. (Dok)

Kantor Dines Kesehatan (Dinkes) Langkat. (Dok)

Stabat – Tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Langkat dikabarkan belum menerima gaji di Januari 2024 ini. Padahal, setiap tanggal 5 di setiap bulannya, mereka semestinya sudah menerima gaji.

Hal itu pun membuat sebagian besar nakes di instansi tersebut resah dan mengeluh. “Bayangkan aja, kami juga punya kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi. Sementara, sampai hari ini kami belum juga menerima gaji,” keluh nakes, Kamis (25/1/2024) sore, sembari meminta hak tolaknya.

Sementara, tambah nara smber, di instansi lain para pegawai sudah menerima gaji untuk periode Januari 2024. Tapi untuk Dinkes Langkat, belum juga ada kepastian kapan gaji tersebut dibayarkan.

Saat nakes mempertanyakan hal itu ke dinas, mereka malah dapat jawaban yang mengecewakan. Pihak dinkes malah mengatakan pencairan gaji untuk bulan ini, akan dibayarkan di Februari 2024 mendatang.

“Malah dengar kabar, bulan depan (Februari) pula dibayarkan gaji kami. Sementara, kebutuhan keluarga juga sudah mendesak untuk dibayarkan. Kalau uang gaji kami belum ada, semestinya kan bisa dijelaskan apa kendalanya,” ketus nara sumber kesal.

Para nakes berharap, agar gaji mereka bisa segera dibayar oleh Dinkes Langkat. Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH juga diharapkan dapat memperhatikan hal tersebut, agar para nakes bisa segera menerima gaji mereka.

Terpisah, Bendahara Dinkes Langkat Mila Peranginangin enggan memberikan komentar terkait hal tersebut. Hingga berita ini dibuat, yang bersangkutan belum membalas pesan WhatsApp yang dikirim ke selulernya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

10 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:42

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru