SMP Negeri di Bahorok Sumbang Guru ‘Siluman’ Lulus PPPK Tahun 2023

- Penulis

Rabu, 6 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Bahorok – Beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kecamatan Bahorok, dikabarkan ‘menyumbang’ guru honor ‘siluman’ yang lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun 2023 lalu. Sedikitnya, ada 10 oknum guru honorer dari SMPN 1, 2, 3 dan 4 Bahorok yang diduga tak memenuhi syarat mengikuti PPPK guru.

Seperti yang disampikan beberapa nara sumber, untuk SMPN 1 Bahorok, ada 5 oknum guru siluman yang turut mewarnai kelulusan PPPK Guru tahun 2023. “Ada si ESG, YP, MSP, Sis dan EG yang tiba – tiba lulus PPPK dan ngajar di SMPN 1 Bahorok,” ketus nara sumber, Rabu (6/3/2024) pagi, sembari meminta identitasnya dirahasiakan.

Ironisnya, kata nara sumber, oknum guru ‘siluman’ tersebut tidak memenuhi syarat minimal 3 tahun mengajar di sekolah negeri. Bahkan, ada petugas bel sekolah yang tiba – tiba menjadi pengajar, malah lulus PPPK Guru.

Di anatara 5 oknum guru tersebut, ada yang baru setahun lebih mengajar di SMPN 1 Bahorok, langsung lulus PPK Guru. Tak hanya itu, salah seorang di antara mereka merupakan adik dari ASN di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Langkat.

Untuk SMPN 4 Bahorok, menyumbang dua oknum guru siluman dalam kompetisi PPPK Guru tahun 2023 kemarin. Yakni Guru Bahasa Inggris berinisial IHS dan Guru Matematikan berinisial KS. Dimana, awalnya mereka mengajar di Swakarya Salapian dan pindah Dapodik ke SMPN 4 Bahorok.

“Kalau di SMPN 3 Bahorok ada 1 oknum guru siluman berinisia LKD yang lulus PPPK tahun 2023 kemarin. Di SMPN 2 Bahorok ada 2 oknun berinisial EU PA dan DG yang lulus PPPK 2023. Ini harus diungkap. Aparat penegak hukum dan pihak terkait jangan diam aja,” tutur nara sumber kompak.

Kasek SMPN 4 Bahorok H Manulang menerangkan, bukan wewenangnya terkait hal tersebut. “Mereka mengikuti seleksi yang dibuat pemerintah melalui kementerian pendidikan. Lulus tidaknya mereka, pemerintah yang menentukan,” kata kasek yang juga Plt Kasek di SMPN 1 Bahorok ini, seolah tak mau tau status oknum guru honorer yang mengajar di sekolahnya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Union Busting dan Masalah PKWT PT Epson, SPGI Kembali Desak Kemenaker Bertindak
62 Atlet DSILS Terima Apresiasi, Daffa Raih MVP di Kejuaraan MIS Open 2026
Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut: Mari Jaga Semangat Nasionalisme
Jelang Demo 29 Oktober, SPGI Desak Menaker Tuntaskan Kasus Ketenagakerjaan PT Epson
Dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa, Eks Karyawati Epson Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas
Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

6 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Dugaan Union Busting dan Masalah PKWT PT Epson, SPGI Kembali Desak Kemenaker Bertindak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:10 WIB

62 Atlet DSILS Terima Apresiasi, Daffa Raih MVP di Kejuaraan MIS Open 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut: Mari Jaga Semangat Nasionalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa, Eks Karyawati Epson Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

TERKINI