BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Langkat – Progres pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat terkesan sangat lamban. Persoalan ini, menuai kritikan keras dari berbagai elemen masyarakat. Soni Mario Tamba, Kordinator Barisan Perjuangan Rakyat (BAPERA) pun mendesak pemerintah setempat untuk segera merealisasikannya.

“Percepatan pembangunan sangat diharapkan masyarakat. Karena, infrastruktur yang apik, menjadi faktor utama penunjang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat harus segera merealisasikannya,” tegas Soni, Senin (2/3/2026) sore di Stabat.

Selain itu, kata Soni, masyarakat di Negeri Bertuah juga sudah lama menunggu janji-janji pemerintah setempat. Seperti ruas jalan Stabat – Secanggang yang hingga kini masih rusak parah.

Beberapa ruas jalan lainnya di Kota Stabat juga terlihat cukup parah. Para pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintasinya. Debu yang beterbangan, juga sangat mengganggu dan menambah ‘penderitaan’ pengendara.

“Pembangunan di Langkat ini dikebut aja pun tetap terlabat puluhan tahun progresnya. Kalau tidak sekarang digenjot, maka akan semakin lama terlambatnya dan semakin jauh ketertinggalannya,” ketus Soni lagi.

Disamping itu, perayaan ‘Idul Fitri sudah pun di depan mata. Masyarakat tentunya sangat mengidamkan infrastruktur yang baik. Bukan jalan berlobang dengan debu beterbangan yang dirasakan sepanjangn tahun.

Diinformasikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat Khairul Azmi mengatakan, ruas jalan Stabat – Secanggang bakal rampung dikerjakan sebelum Lebaran ‘Idul Fitri tahun 2026 ini.

“Insya Allah lebaran tahun ini warga sudah bisa menikmati jalan itu (Jl Kampung Nangka, Secanggang) bang. Memang tahun lalu sempat tertunda, tapi pengerjaannya harus tetap dilanjutkan dengan anggaran 2,5 miliar dari APBD Langkat,” kata Azmi, Senin (12/1/2026) kala itu.

Bahkan, kata Azmi, pengaspalan ruas jalan tersebut bakal lebih panjang. Karena, ada tambahan biaya dari dana bagi hasil (DBH) sekira 4,7 milar. Namun jadwal pengerjaannya berubah, karena ada regulasi baru terkait juknis pelaksanaannya. (Ahmad

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat
Ricky Anthony: Harap DPRD Jangan Ganggu PSMS
Diduga Indisipliner, PPPK Paruh Waktu Damkar Langkat ‘Getol’ Main Proyek
Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat
Pimpin PMS Langkat, Edi Bahagia Sinuraya Bertekad Hidupkan Adat dan Budaya Karo
Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes
Agenda Berubah, PKB dan NasDem Walk Out Saat Uji Kelayakan dan Kepatuhan Calon Anggot KPID Sumut
Ricky Anthony : Dewan Jangan Main Proyek, KPK Diminta Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:13

Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:02

Ricky Anthony: Harap DPRD Jangan Ganggu PSMS

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:38

Diduga Indisipliner, PPPK Paruh Waktu Damkar Langkat ‘Getol’ Main Proyek

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:59

Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat

Rabu, 30 September 2026 - 18:58

Pimpin PMS Langkat, Edi Bahagia Sinuraya Bertekad Hidupkan Adat dan Budaya Karo

Berita Terbaru